Kamis, 17 Januari 2013

Pengalamanku

Mimpiku Kemaren Malam
13 Januari 2013, malam itu adalah malam yg penuh dengan pelajaran bagiku. Di malam itu aku bermimpi dan membuatku ter-inspirasi dan ingin menceritakannya di khalayak publik.
Kisah ini berawal sa'at aku bermimpi. Di dalam mimpiku aku telah meninggalkan keluargaku. Tiba – tiba aku telah berada di sebuah kota. Di sana aku bertemu dengan banyak orang. Dan banyak sekali orang yg telah kenal denganku, tetapi aku tidak mengenali mereka. Banyak pelayan di setiap toko dan warung makan rata – rata mengenalku. Di dalam pikiranku aku berkata: “iki npo aku kok iso ndk kene?”. Dengan pikiran yg serba bingung aku berkeliling di kota yg sama sekali tidak aku kenali.
Di sebuah jalan yg bernama “Jln. Mekar jaya” langkahku terhenti karena ada seseorang memanggil namaku. Dan lagi – lagi aku tak tahu siapa dia. Dia bilang ke aku: “tekok endi ae awkmu, wong tuwomu golek'i awakmu!!”. Aku semakin tidak tahu dengan apa yg terjadi di dalam mimpiku ini. Kemudian aku kembali bertanya: “wong tuwoku...? kon sopo?”. Dia membalas pertanyaanku: “aku Bagus..., wes ayo ndang mulih, sa'aken wongtuwomu. Kemudian Aku pun pergi meninggalkan Jalan Mekar Jaya dan pulang ke rumah.
Sekitar 20 menit aku berjalan, telah sampailah aku di rumah yg sangat besar. Aku tidak tahu rumah siapakah itu. Lalu, aku bertanya kepada si Bagus: “Gus, iki omahe sopo?”. Dia membalas pertanyaanku: “yo iki omahmu”. Kemudian aku dia antar ke dalam rumah.
Setelah sampai di dalam rumah tersebut, aku melihat sesosok lelaki yg mirip dengan Ayahku sedang merawat seorang perempuan yg sedang terbaring lemas di atas tempat tidur. Karena aku penasaran, aku pun mendekati mereka.
Aku melihat perempuan tersebut, tidak lain tidak bukan Ia adalah sesosok Ibuku. Ia terbaring lemas dengan bantuan selang oksigen dihidungnya dan infus yg tertancap di tangannya. Aku tak tahan melihatnya, hingga aku tak kuat membendung air mata. Tetes demi tetes air mataku jatuh. Sering kali aku berdo'a.
Tak lama setelah aku bermimpi, aku dibangunkan oleh suara penyeru dari surga ( Adzan subuh ). Kemudian aku terbangun. Saat aku bangun, aku merasa ada air mata di dekat mataku. Dan saat itulah aku berdo'a semoga Ibuku di berikan kesehatan, umur panjang, dan segala yg terbaik baginya, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga mimpiku ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar kita bisa lebih menyayangi Ibu kita.


*Cerita dalam mimpiku semalam #1

1 komentar: