Mimpiku
Kemaren Malam
13
Januari 2013, malam itu adalah malam yg penuh dengan pelajaran
bagiku. Di malam itu aku bermimpi dan membuatku ter-inspirasi dan
ingin menceritakannya di khalayak publik.
Kisah
ini berawal sa'at aku bermimpi. Di dalam mimpiku aku telah
meninggalkan keluargaku. Tiba – tiba aku telah berada di sebuah
kota. Di sana aku bertemu dengan banyak orang. Dan banyak sekali
orang yg telah kenal denganku, tetapi aku tidak mengenali mereka.
Banyak pelayan di setiap toko dan warung makan rata – rata
mengenalku. Di dalam pikiranku aku berkata: “iki npo aku kok iso
ndk kene?”. Dengan pikiran yg serba bingung aku berkeliling di kota
yg sama sekali tidak aku kenali.
Di
sebuah jalan yg bernama “Jln. Mekar jaya” langkahku terhenti
karena ada seseorang memanggil namaku. Dan lagi – lagi aku
tak tahu siapa dia. Dia bilang ke aku: “tekok endi ae awkmu, wong
tuwomu golek'i awakmu!!”. Aku semakin tidak tahu dengan apa yg
terjadi di dalam mimpiku ini. Kemudian aku kembali bertanya: “wong
tuwoku...? kon sopo?”. Dia membalas pertanyaanku: “aku Bagus...,
wes ayo ndang mulih, sa'aken wongtuwomu. Kemudian Aku pun pergi
meninggalkan Jalan Mekar Jaya dan pulang ke rumah.
Sekitar
20 menit aku berjalan, telah sampailah aku di rumah yg sangat besar.
Aku tidak tahu rumah siapakah itu. Lalu, aku bertanya kepada si
Bagus: “Gus, iki omahe sopo?”. Dia membalas pertanyaanku: “yo
iki omahmu”. Kemudian aku dia antar ke dalam rumah.
Setelah
sampai di dalam rumah tersebut, aku melihat sesosok lelaki yg mirip
dengan Ayahku sedang merawat seorang perempuan yg sedang terbaring
lemas di atas tempat tidur. Karena aku penasaran, aku pun mendekati
mereka.
Aku
melihat perempuan tersebut, tidak lain tidak bukan Ia adalah sesosok
Ibuku. Ia terbaring lemas dengan bantuan selang oksigen dihidungnya
dan infus yg tertancap di tangannya. Aku tak tahan melihatnya, hingga
aku tak kuat membendung air mata. Tetes demi tetes air mataku jatuh.
Sering kali aku berdo'a.
Tak
lama setelah aku bermimpi, aku dibangunkan oleh suara penyeru dari
surga ( Adzan subuh ). Kemudian aku terbangun. Saat aku bangun, aku
merasa ada air mata di dekat mataku. Dan saat itulah aku berdo'a
semoga Ibuku di berikan kesehatan, umur panjang, dan segala yg
terbaik baginya, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga
mimpiku ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua agar kita bisa
lebih menyayangi Ibu kita.
*Cerita
dalam mimpiku semalam #1
Amin..
BalasHapus